Rt Rw net sistem mesh network cover 1 kota kabupaten
Membangun jaringan internet menggunakan radio 2,4 yang mencover 1 kabupaten boleh di bilang gampang gampang susah. Untuk bisa mencover 1 kabupaten yang cukup luas dan supaya semua daerah tercover dengan baik memang harus diperlukan begitu banyak akses point yang tersebar di penjuru lokasi yang tepat.
Memang secara teori mudah, bangun 1 atau beberapa tower tinggi akan bisa mencover seluruh daerah dimana client client menggunakan radio client yang bisa menjangkau akses point dengan jarak puluhan kilometer. Namun membangun jaringan dimana client harus membangun atau membeli perangkat wifi yang bisa menjangkau akses point hingga puluhan kilo meter sangatlah berat dari sisi client, karena biasanya client kurang suka untuk invest perangkat wifi yang mahal atau kalau pun dari sisi provider yang invest bisa jadi nantinya anggaran membengkak karena harus beli banyak perangkat radio client yang mahal.
JIka menggunakan radio client yang murah maka jarak nya menjadi pendek, solusi nya adalah membangun beberapa titik akses point dengan jarak yang lumayan dekat sehingga di sisi client lebih mudah untuk melakukan pointing koneksi ke akses point.
Nah jika jarak antar akses point menjadi lebih pendek, kita bisa membangun tower yang lebih rendah dan tower rendah tentu biaya murah. Prinsip hitungan biaya akses point dan tower hampir sebanding. tower rendah biaya lebih murah tapi harus banyak akses point, tower tinggi biaya besar tapi bisa jarak jauh.
Kalau saya pribadi lebih suka tower rendah dengan jumlah akses point banyak dengan alasalan jumlah akses point banyak berarti sinyal kita lebih menjangkau banyak lokasi bahkan sampe yang sulit di jangkau, dengan banyak akses point memang biaya beli akses point jadi besar tapi bisa di tutupin dengan rendahnya biaya tower. Tower yang bagus per meter bisa 500 ribu rupiah artinya kalau beli 10 meter aja sudah 5 juta rupiah, angka 5 juta ini bisa untuk membeli perangkat akses point yang bagus. sehingga saling menutupi.
Kemudian dengan membangun jaringan akses point yang rendah, kita akan terbebas darinamanya ijin pendirian tower, karena kebanyakan tiap daerah saat ini punya regulasi, biasanya tower di bawah 20 meter tidak perlu ijin pendirian, nah kalau kita mendirikan sekitar 6 – 15 meter saja kan tentu tidak k ena ijin, dan juga mudah di pasang di mana saja. jadi tinggal pinter2 kita untuk negosiasi lokasi pendirian tower.
Tower dengan ketinggian rendah tidak perlu menggunakan t riangle atau sejenisnya, tower pipa pun bisa. misal dengan ketinggian di bawah 10 meter. Tower pipa di bawah 10 meter kalau pesen sama tukang tower kisaran di bawah 2 juta untuk ketinggia 11 meter sudah sama pasang. kalau kita rakit sendiri dan pasang sendiri biayanya gak sampe 1 juta per titik tower, sisa duitnya bisa di belanjakan akses point yang bagus.
Jadi kalau membangun infrastruktur wifi 1 kabupaten kita sebaiknya memiliki 2 jaringan, 1 jaringan atas yang dijarikan backbone dan 1 jaringan bawah yang di jadikan jaringan akses. Jaringan akses digunakan untuk koneksi ke client/ pelanggan sedangkan jaringan backbone di gunakan untuk koneksi antar akses point. Di jaringan backbone sendiri bisa kita bangun lagi 1 jaringan backbone jarak jauh dimana di pasang di beberapa tower tinggi, tujuannya untuk koneksi antar kecamatan atau dengan jangkauan yang jauh.
Untuk akses bisa dibangun model mesh network atau pun tidak begitu juga dengan backbone. Dengan membangun jaringan sistem mesh nanti jaringan akan saling backup satu sama lain jika ada link atau jaringan yang terputus misal karena salah satu akses point mati yang disebabkan beragam hal.
Jadi kalau rancangan yang biasa saya bangun adalah membangun jaringan backbone dan akses secara terpisah dan menggunakan perangkat yang se simple mungkin. Tujuannya untuk kemudahan maintenance, meredam penggunaan tower dan biaya tower serta meningkatkan kualitas jaringan dalam satu network besar. Serta disisi client lebih mudah dalam melakukan mount koneksi ke salah satu akses point yang tersebar.
semoga bermanfaat.


One Comment, Comment or Ping
Minakjinggo
Mantabs penjelasannya, bisa menambah wawasan.
Jul 23rd, 2010
Reply to “Rt Rw net sistem mesh network cover 1 kota kabupaten”