Mengatasi penurunan link speed pada jaringan WDS
Seperti kita ketahui bahwa jika kita menjalankan beberapa AP ( Akses Point) dalam mode WDS maka kendala yang dihadapi adalah penurunan link speed alias bandwidth antar AP dan ini akan berpengaruh kepada client yang mengakses AP tersebut.
Kebetulan saya menggunakan jaringan WDS setiap saya setup hotspot captive portal dengan tujuan agar penggunakan radio menjadi berkurang karena saya menggunakan routerboaard dari mikrotik. Jadi untuk AP dan Repreaternya menggunakan rb mikrotik semua.
Jarak AP dan Repreater biasanya saya bikin dengan jarak 200 – 500 meter saja, tapi kebanyakan jarak 150 – 250 meter saja. Tujuan bikin AP dengan jarak dekat ini supaya sinyal yang didapat oleh client bisa penuh dan dengan jarak dekat itu link antar AP dengan mode WDS bisa stabil.
ada kendala ketika jumlah AP WDS sudah banyak. misal sudah memiliki beberapa puluh AP WDS. kendalanya adalah AP WDS sangat tidak di sarankan untuk lebih dari 1 hop. jadi kalau jarak sudah jauh terpaksa ( kadang) orang bikin 2 atau 3 hop sampai ke Ap pusat.
Dengan jumlah hop yang lebih dari satu maka link ( bandwidth) antar AP wds akan berkurang setengah nya. misal AP1 ke AP2 satu hop didapat link speed 6 mbps. nanti kalau kita buatkan hop berikutnya misal AP1 ke AP2 ke AP3 nah model ginian link antar AP2 ke AP3 akan setengah dari link AP1 ke AP2 sehingga nanti client yang konek ke AP3 link ke AP pusatnya akan berkurang drastis.
Untuk mengatasinya, terpaksa kita harus mengusahakan agar koneksi ke AP pusat ( AP1) hanya 1 hop saja. Nah kalau saya bisanya buat model group WDS. misal untuk AP wds yang dekat dengan AP pusat jarak nya max 300 meter saja. kalau AP WDS sudah banyak misal ada AP WDS yang jarak 2 Km dari AP pusat. nah model seperti ini lah yang saya sebut dengan kelompok WDS.
Koneksi antar WDS cuma wajib untuk jarak dekat saja, sedangkan untuk jarak AP yang sudah jauh saya bikin koneksi point to point tersendiri. Koneksi nya pun bukan model WDS melainkan p2p atau p2mp. nanti setelah terkoneksi ke AP pusat dan didapat link yang bagus barulah di bikin WDS lagi sehingga membentuk sebuah groups WDS lagi.
dengan membentuk group wds maka kita sebenarnya dengan mudah menentukan equipment baru di kelompok WDS yang lain sehingga bisa meningkatkan performa jaringan hotspot kita.
jadi prinsipnya jaringan WDS itu dipakai dengan tujuan untuk menyamakan SSID sehingga orang gak pusing mikir ini SSID punya siapa dan konek kemana. karena layanan kita untuk publik hal ini sangat penting biar tidak membingungkan. 1 merek dagang 1 SSID.
Tujuan lainnya adalah untuk menghemat radio, kalau kita bikin tiap AP repreater dengan mode biasa maka di perlukan 2 buah radio. 1 untuk AP yang konek ke client dan 1 lagi untuk koneksi ke AP pusat. dengan model AP WDS cukup 1 radio untuk koneksi Antar AP maupun ke Client.
Selain itu jika kita buat jarak antar AP dengan mode WDS makan kita menguatkan sinyal di daerah tersebut sehingga tidak ada blank spot. karena ini adalah layanan hotspot maka di harapkan daerah yang blank spot se kecil mungkin.
Tujuan di bentuk group wds adalah untuk meningkatkan link speed antar AP, sehingga mengatasi penurunan link akibat banyak nya hop. dengan groups wds ssid tetep sama dan jarak antar AP bisa lebih jauh karena menggunakan koneksi point to point ke AP pusat.
untuk mekanisme dan pemilihan alat bisa bervariasi sesuai ke inginan kita, misal menggunakan 2 radio dalam 1 RB atau menggunakan 1 radio 1 rb dengan 2 antena ( pake spliter) itu tergantung kondisi keuangan dan kondisi lapangan dan perkembangan bisnis hotspot captive portal kita.
semoga bisa memberi pencerahan










No Comments, Comment or Ping
Reply to “Mengatasi penurunan link speed pada jaringan WDS”