Majulah entrepreneur muda Indonesia : Deskapahendri 2010

Avatar

entrepreneur, Mikrotik, Hotspot, Warnet, Peternakan, Minimarket, Properti

memutuskan pake linux atau mikrotik (linux juga)

Akhir akhir ini banyak sekali yang bertanya kepada saya mengenai kalau untuk aplikasi tertentu sebaiknya pilih linux atau mikrotik. mungkin pertanyaan ini janggal karena kalo dibedain antara linux dan mikrotik, sebenarnya mikrotik itu adalah linux juga. mungkin tepatnya distro kali ya hehehe.

Tapi disini biar mudah saya pake istilah linux dan mikrotik, karena dengan kata kata seperti ini banyak yang faham.

Sekarang mari kira mulai ” pilih mana kita”
Bila kalian menjadi saya atau saya menjadi kalian. atau pikiran kita sama, maka dalam memilih alat untuk menghandel keperluan jaringan kita, untuk keperluan tertentu saya milih linux ataupun mikrotik.

sebagai contoh :
Untuk fungsi loadbalance, bandwidth limiter, dan aplikasi yang tidak perlu resourse space banyak, saya lebih memilih mikrotik yg di pasang di routerboard (selanjudnya di sebut rb)ketimbang milih pake linux apapun distronya. alasannya simpel aja diantaranya karena kalo pake rb yg udah ada mikrotiknya yaitu mudah di config karena bisa pake cli maupun gui ( winbox), biaya lebih murah, operasional juga murah karena cukup pake adaptor saja. Coba bandingkan kalo pake PC.

misal untuk loadbalance, sekarang cukup dengan rb 750 yang harganya di bawah Rp 500 ribu, udah dapet router dengan mikrotoik lisensi lvl 4 dan 5 port ethernet. kalo di bandingkan dengan linux paling tidak perlu dana di atas itu, walaupun linux nya gratis tapi pc nya gak gratis kan, dan untuk projek biasanya gak mau pake pc bekas sekelas p2 atau p3. harga pc p 2 mungkin bisa 400 – 500 rb tapi card ethernet 5 buah dengan kelas yang sama mungkin bisa sampe beberapa ratus ribu.

tapi kalau untuk aplikasi yang lain, misal kaya web server, mail server, proxy kaya nya masih mengingan pake linux karena ini perlu resourse besar. apalagi kalo untuk web server, sampe saat ini aku gak bisa bikin web server di mikrotik seperti web server apache hehehe apalagi yang bisa di pasangin mysql atau postgresql.

jadi kesimpulannya adalah sesuai kebutuhan. karena kelas yg kita bisacaran di kelas warnet, rtrw net yg total bandwidth yang dilewatkan masih kecil mungkin sampe puluhan mbps, maka perangkat murah meriah tadi bisa di gunakan.

kemudian dalam melihat sebuah kebutuhan dan keperluan sebaiknya kita berpikir all in, artinya kalau mau bikin router load balance, maka perlu a – z itu kalo pake mikrotik, begitu juga kalo pake linux atau os lainnya. jangan di hitung sebagian sedangkan yang lain di hitung semuanya. kebanyakn kita berpikir kalo pake rb harus keluar uang sekian sedangkan pake linu gratis. seharusnya mikirnya gak gitu, tapi kalo pake rb yg ada mikrotiknya keluar dana sekian, kalo pake linux beli pc nya sekian, listrik nya sekian dan lain lainnya.

No Comments, Comment or Ping

Reply to “memutuskan pake linux atau mikrotik (linux juga)”

Deskapahendri dot com | Make smart thinks smart people

Earn money from your website/blog. Get paid through PayPal


Produk SMART Telecom

Reviewmu.com Advertise On This Blog Blog Advertising - Get Paid to Blog Buy and sell Text Links

make money with your web site Hire Me Direct

Network Community

Komunitas Blogger WongKito
Get Chitika Premium