Soal SMS Premium, Operator Tak pernah Transparan
Sms premium yang menawarkan berbagai jenis jasa dan layanan saat ini sedang tumbuh dengan pesat. sayangnya menurut penilaian saya para operator tidak pernah transparan dalam hal sms premium ini.
Banyak saya temui dari beberapa pelanggan telpon genggam mengeluhkan soal sms premium ini, mulai dari merasa tidak pernah berlangganan tapi pulsa di potong terus, pulsa dipotong tiap hari tanpa tahu berlangganan apa, cara unreg sebuah langganan sms yang tidak jelas, respon dari unreg yang tidak merespon sampai masalah masalah lainnya.
Dalam sebuah sms premium, pengguna pasti akan kesulitan untuk keluar dari layanan tersebut jika sudah register. sepertinya sangsi dan aturan yang lebih jelas mengenai sms premium ini segera dipikirkan. kadang untuk mendapatkan sebuah kontent dengan sms premium, pelanggan di ping pong kesana kemari dengan sms balasan sehingga biaya untuk sms menjadi bengkak.
Disamping operator yang sepertinya sengaja mengkaburkan cara untuk berhenti berlangganan sms premium, user juga kurang begitu faham apa yang terjadi pada mereka dan kadang user tidak menganggap masalah itu sebagai masalah yang besar. misal di pungut biaya Rp 5000 perbulan atau Rp 1000 perhari user tidak begitu merasa kehilangan walalu mereka tidak menggunakan atau mengambil manfaat dari pungutan tersebut, tapi ke untungan bagi operator luar biasa. saya menilai ini sebagai preman digital yang secara langsung tidak disadari oleh user.










No Comments, Comment or Ping
Reply to “Soal SMS Premium, Operator Tak pernah Transparan”