Harga sebuah silaturrahmi
Pada bulan ramadhan dan bulan syawal adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki silaturahmi atau mempereratnya. banyak sekali pada bulan ramadhan orang berduyun pulang kampung hanya sekedar untuk bersilaturahmi dengan orang orang yang jarang ditemu semisal keluarga nun jauh di kampung halaman.
Pada kota besar biasanya banyak orang rantauan untuk mengadu nasib, bekerja keras untuk mendapatkan hidup yang lebih baik di kota bahakan harus berkorban terpisah dengan keluarga, anak, istri, orang tua, sepupu, dan orang yang dekat dihati kita sejak kita lahir. karena kita dibesarkan di kampung halaman kita, bukan di kota, maka bila ada kesempatan kita akan memanfaatkannya untuk pulang kampung, dan pulang kampung nasional di negara kita adalah menjelang hari raya idul fitri. semua orang akan berkumpul di kampung halaman sehingga ibu kota terasa sepi.
namun karena banyak nya orang melakukan aktivitas yang sama pada waktu yang sama sehingga jumlah aktivitas pulang kampung menjadi ramai, jalan pada ramai, ongkos pada naik, harga pada naik. itulah kesempatan sebagain orang untuk mendapatkan keuntungan.
Kadang, sempatkan terpikir oleh kita, seberapa besar pengorbanan untuk sebuah silaturahmi ? jawabnya adalah tak hingga, tak jarang orang mengorbankan nyawanya hanya untuk bersilaturahmi, bertemu dengan orang dekat semisal orang tua, tetangga, sepupu, bibi, paman, wak ,dll
banyak sekali berita yang beredar kalau saat lebaran banyak kecelakaan terjadi, ada yang luka, kehilangan barang berharga karena dirampok, capek yang tak terkira bahkan nyawa melayang. ada nyawa melayang 1 keluarga karena ingin bersilaturahmi pada saat lebaran, ada yang kehilangan anak, istri suami karena mau bersilaturahmi. begitu banyak pengorbanan untuk bersilaturahmi. tapi jika sudah bertemu kadang niat silaturahmi yang besar tadi menjadi hilang dan timbul permusuhan, ini jika silaturahmi dilakukan sangat sering, contohnya adalah ketika kita berada pada 1 daerah yang sama dan sering berjumpa, itulah aneh nya, jika jarang berjumpa maka kita mengorbankan apa saja untuk bertemu, jika sudah bertemu maka kadang kita mengorbankan apa saja untuk memisahkan silaturahmi itu.




No Comments, Comment or Ping
Reply to “Harga sebuah silaturrahmi”