Majulah entrepreneur muda Indonesia : Deskapahendri 2010

Avatar

entrepreneur, Mikrotik, Hotspot, Warnet, Peternakan, Minimarket, Properti

Routing Network Office Basic dengan Cisco Router

Mungkin diantara kita saat ini sedang membangun jaringan kantornya yang akan terkoneksi dengan ISP ke internet. Karena membawahi bidang computer, mau tidak mau harus andil mengurusi barang baru ini. Mungkin kerjaan akan bertambah dan tidak di barengi dengan salary yang nambah dengan adanya tugas baru ini tapi ambil hikmah belajar dari kegiatan ini. Kebanyakan jaringan kantor kita terkoneksi ke ISP dengan static routing. Seperti pada gambar dibawah

sekarang kita mulai satu persatu.

sebagai gambaran, ISP biasanya memberikan sebuah IP address point to point untuk router dan blok ip address untuk client dan server. Kita asumsikan bahwa ISP memberikan sebuah ip point to point dengan ip 192.168.31.5 netmask 255.255.255.252 pada sisi ISP dan 192.168.31.6 netmask 255.255.255.252 pada sisi Pelanggan ( Office). ISP juga memberikan Blok IP address untuk office dengan Blok 222.124.194.0/29 dan kita akan pasangkan di interface router Gateway dengan IP 222.124.194.1 netmask 255.255.255.248. sedangkan untuk di Client dan Server kita pasangkan IP 222.124.194.2 netmask 255.255.255.248 gateway 222.124.194.1 dan DNS kita pakai DNS dari ISP, untuk server dan client lainpun demikian.

sekarang mari kita config router kita agar jaringan internet kita bisa segera operasi. kita hanya memberi konfigurasi pada sisi router dan settingan ip pada server dan client saja, untuk catalist tidak kita apa apakan pada kasus kali ini.

config router gateway :

Router>
Router>ena
Router#
Router#config t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#Ho
Router(config)#Hostname gateway
gateway(config)#en
gateway(config)#ena
gateway(config)#enable pas
gateway(config)#enable password cisco
gateway(config)#enab
gateway(config)#enable sec
gateway(config)#enable secret deska
gateway(config)#int fa0/0
gateway(config-if)#ip ad
gateway(config-if)#ip address 192.168.31.6 255.255.255.252
gateway(config-if)#no shut
gateway(config-if)#des
gateway(config-if)#description LINK TO ISP
gateway(config-if)#^Z

Test koneksi ke Router ISP dengan Ping

gateway#ping 192.168.31.5

Type escape sequence to abort.
Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.31.5, timeout is 2 seconds:
.!!!!
Success rate is 80 percent (4/5), round-trip min/avg/max = 33/36/43 ms

gateway#ping 192.168.31.5

Type escape sequence to abort.
Sending 5, 100-byte ICMP Echos to 192.168.31.5, timeout is 2 seconds:
!!!!!
Success rate is 100 percent (5/5), round-trip min/avg/max = 33/34/36 ms

berhasil, sekarang router kita sudah koneksi dengan router ISP.

sekarang mari kita set IP pada salah satu PC client sbb :

sekarang set blok ip di router

gateway>en
Password:
gateway#config t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
gateway(config)#int
gateway(config)#interface fa0/1
gateway(config-if)#ip add
gateway(config-if)#ip address 222.124.194.1 255.255.255.248
gateway(config-if)#no shut
gateway(config-if)#Des
gateway(config-if)#Description LINK TO LAN
gateway(config-if)#^Z

setelah selesai, kita test koneksi antara PC ke Router via Switch apakah berhasil atau tidak :

Pinging 222.124.194.1 with 32 bytes of data:

Reply from 222.124.194.1: bytes=32 time=148ms TTL=255
Reply from 222.124.194.1: bytes=32 time=80ms TTL=255
Reply from 222.124.194.1: bytes=32 time=62ms TTL=255
Reply from 222.124.194.1: bytes=32 time=78ms TTL=255

Ping statistics for 222.124.194.1:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 62ms, Maximum = 148ms, Average = 92ms

Ternyata berhasil.

Dalam kondisi seperti ini, kita belum bisa keluar untuk akses server yang ada di internet karena di router kita belum di set routing nya kemana. untuk itu sekarang kita akan set router kita agar bisa akses ke luar, sebagai parameter kita bisa akses keluar adalah ketika dari CLient bisa akses atau koneksi dengan IP Router ISP, setelah Router ISP tanggung jawab routing di pegang sama ISP jadi kita tidak udah memikirkannya untuk kasus ini.

Bukti bahwa kita belum bisa akses keluar setelah router kita adalah kita tidak bisa melakukan ping ke IP router ISP dengan IP 192.168.31.5. Pada skenario ini jika kita sudah bisa melakukan ping ke ip tersebut dari PC client maka akses keluar sudah bisa dilakukan.

sekarang set router gateway agar bisa memforwardkan paket dari client ke luar

gateway>en
Password:
gateway#config t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
gateway(config)#int fa
gateway(config)#ip ro
gateway(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 192.168.31.5
gateway(config)#^Z

dan sekarnag kita lihat apakah PC client sudah bisa melakukan ping ke ip 192.168.31.5

Pinging 192.168.31.5 with 32 bytes of data:

Reply from 192.168.31.5: bytes=32 time=93ms TTL=254
Reply from 192.168.31.5: bytes=32 time=139ms TTL=254
Reply from 192.168.31.5: bytes=32 time=131ms TTL=254
Reply from 192.168.31.5: bytes=32 time=119ms TTL=254

Ping statistics for 192.168.31.5:
Packets: Sent = 4, Received = 4, Lost = 0 (0% loss),
Approximate round trip times in milli-seconds:
Minimum = 93ms, Maximum = 139ms, Average = 120ms

Ok, berhasil, sekarang di pc client bisa set DNS ISP sehingga bisa melakukan browsing ke internet. Untuk PC yang lain dan server tinggal set IP seperti pada PC client tadi. Jika kasus ini mirip dengan kasus di kantor anda , artikel ini bisa di jarikan referensi.

7 Comments, Comment or Ping

  1. @nt

    mohon maaf mengganggu,.
    saya sudah melakukan seting IP dirouter gateway, tetapi setelah saya ping kok belum bisa.. masih 0%

  2. berarti settingannya lom tepat, coba di cari di beberapa literatur online via google aja. pasti ketemu dan pasti berhasil

  3. Err

    Salam kenal mas.

    Artikelnya bagus-bagus dan sangat membantu.

  4. Err

    saya baru dalam dunia jaringan, terutama cisco tapi ingin belajar. untuk coba setting router dan coba topologi diatas pake apa ya mas. saya tidak memiliki routernya. Mohon petunjuk.

  5. kalo gak ada cisco router fisik nya bisa pake emulator, bisa pake gns3, gns3 menurut saya emulator yg bisa di jadikan router sekaligun. kalo mau untuk test2 bisa pake tool dari cisco sendiri yaitu packet tracert. selamat mencoba

  6. eko

    mas knapa ya ping saya bsa saya ga bsa dicek,,pahalal password dan login benar tp kok muncul username wrong

  7. wah maaf kurang jelas maksud nya ini apa, bisa di perjelas lagi

Reply to “Routing Network Office Basic dengan Cisco Router”

Deskapahendri dot com | Make smart thinks smart people

Earn money from your website/blog. Get paid through PayPal


Produk SMART Telecom

Reviewmu.com Advertise On This Blog Blog Advertising - Get Paid to Blog Buy and sell Text Links

make money with your web site Hire Me Direct

Network Community

Komunitas Blogger WongKito
Get Chitika Premium