OSPF pada Mikrotik dan Cisco
Selama ini kalo untuk masalah ruting sering kita pake cisco, atau ruter pc dengan OS linux, saat ini orang sering membicarakan OS mikrotik dan selanjut nya di sebut mikrotik saja.
saya mencoba untuk membuat sebuah RB dan Mikrotik untuk keperluan ruting menggunakan static ruting dan dinamis ( OSPF). RB dan OS mikrotik yang saya gunakan adalah RB333 power pc dengan OS mikrotik lvl 4.
Untuk detail config saya tampilkan di situs www.ayo-online.com , disini saya hanya menbicarakan gambaran secara umum saja.
Ternyata dengan mikrotik sangat mudah untuk membuat ruting OSPF, dan hasil nya pun sebenarnya tidak begitu mengecewakan di banding dengan Router sekelas Cisco. kalo dibicarakan dari awal, tahap yang umum adalah mengisi IP address pada interface dan setelah itu isi static ruting dan dinamic ruting. Untuk static ruting sepertinya sudah sering kita lakukan pada mesin ruter kita sehari2 baik itu menggunakan mikrotik pc/rb atau pc ruter dengan OS lainnya.
Static Routing di isi pada ip > routes, sedangkan dinamic ruting berapa pada menu tersendiri, kebetulan saya menggunakan OS versi 3.10. menu ruting disesiakan secara terpisah, untuk membuah OSPF ruting, masuk ke routing > Ospf. dalam kondisi ini saya membuat 2 area jadi saya bikin area 0 untuk backbone dan area1 untuk area1. kemudian pada menu network saya isikan ip network OSPF untuk backbone dan ip network LAN untuk area1 and then . . semua beres, untuk sisi Mikrotiknya, lalu lawan ruter ini adalah ruter cisco dengan Ruting BGP didalam nya, didalam ruter ini ( cisco ) bikin ip p2p pada interface ke ruter mikrotik tadi, lalu masukkan router ospf 100 , log-adjacency-changes, redistribute bgp nya dan subnets
network kita pada area 0
dan selesai




No Comments, Comment or Ping
Reply to “OSPF pada Mikrotik dan Cisco”